Banda Aceh, 27 April 2026 – Tasmi’
Hafalan Al-Qur’an 30 Juz sukses diselenggarakan oleh Dayah MUQ Pagar Air Aceh.
Kegiatan yang berlangsung mulai Jumat malam, 24 April 2026 hingga Minggu, 26
April 2026 berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momen istimewa bagi
para peserta tasmi’ serta seluruh santri yang hadir.
Tasmi’ kali ini diikuti oleh
empat orang santri, yaitu Teuku Fayyad Athaillah Kamal, Putra Zikril Amin Ganto,
Zakia Masturah, dan Ulya Maulida. A, yang merupakan siswa kelas XII tingkat
Madrasah Aliyah Ulumul Quran Pagar Air. Keempatnya menunjukkan kesungguhan dan
ketekunan dalam menyetorkan hafalan Al-Qur’an secara penuh, mulai dari juz
pertama hingga juz ke-30.
Acara puncak diselenggarakan pada
Minggu, 26 April 2026 di Mushalla Dayah MUQ Pagar Air Aceh. Acara turut
dihadiri oleh PLh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh yang diwakili oleh Bapak
Andriansyah, S. Ag., MA, Kepala UPTD Pengelolaan Dayah Perbatasan dan MUQ Pagar
Air, Ketua Alumni Dayah MUQ Pagar Air Aceh, Dewan Pembina Dayah MUQ Pagar Air
Aceh, segenap Pengurus Dayah MUQ Pagar Air Aceh, para wali santri peserta tasmi’,
dewan guru, serta seluruh santri Dayah MUQ Pagar Air Aceh. Pada acara
penutupan, para peserta tasmi’ melafalkan Juz 30 Al-Quran di hadapan para tamu
undangan sebagai tanda bahwa kegiatan tasmi’ telah tuntas dilaksanakan.
Rais’Am Dayah MUQ Pagar Air Aceh,
Drs. H. Sualip Khamsin, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang luar
biasa terhadap prestasi yang telah di ukir oleh keempat para peserta tasmi’.
“Keempat santri yang telah tuntas
tasmi’ hari ini Adalah santri yang sangat Istimewa karena berhasil menyelesaikan
pendidikan di Dayah MUQ Pagar Air dengan membawa predikat Hafidz/Hafidzah.
Semua orang bisa menamatkan pendidikan, namun belum tentu berhasil membawa
gelar Hafidz/Hafidzah, tentu ini menjadi hal yang sangat Istimewa. Semua ini
tentu bukan hasil yang instan, tapi buah dari usaha yang ditempa dengan sangat
tekun dan disiplin dalam waktu yang panjang, serta niat dan keyakinan yang
sungguh-sungguh dalam menghafal kalam-kalam Allah (Al-Quran)”, ucapnya.
Andriansyah, S. Ag., MA, mewakili
PLH Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh juga memberikan apresiasi tinggi atas
pencapaian santri Dayah MUQ Pagar Air. “Pemerintah Aceh, melalui Dinas
Pendidikan Dayah Aceh khususnya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas
pencapaian para santri peserta tasmi’ yang telah berhasil menuntaskan hafalan
Al-Quran dengan sangat baik. Apresiasi juga kami berikan kepada seluruh guru
yang terlibat dalam proses pendidikan, serta seluruh jajaran pengurus Dayah MUQ
yang telah memberikan dukungan baik sarana maupun prasarana sehingga pendidikan
di Dayah MUQ berjalan dengan sangat baik dan menciptakan santri dengan prestasi-prestasi
yang gemilang”, ucap Andriansyah dalam sambutannya.
Kepala Bidang Tahfidz Dayah MUQ Pagar
Air Aceh, Ust. Muhammad Nasir, Lc, dalam sambutannya berpesan kepada seluruh
santri untuk menjadikan kegiatan ini sebagai motivasi untuk seluruh santri
lainnya agar lebih semangat dalam menghafal Al-Quran. “Kami berharap melalui
kegiatan tasmi' ini tidak hanya santri yang ikut tasmi' tapi juga santri
lainnya ikut termotivasi untuk menjaga
kualitas hafalannya dari yang awalnya hafalan pasif atau mati menjadi
hafalan aktif atau lancar yang terus menerus diulang kapanpun dan dimanapun
mereka berada. Semuanya bisa terwujud jika ada niat dan usaha yang
sungguh-sungguh disertai dengan dan Ridha Allah. Insya Allah dengan izin Allah,
kedepannya kami para guru juga akan berusaha lebih maksimal untuk mendidik
anak-anak kami untuk mewujudkan santri Hafidz/Hafidzah di masa yang akan datang”,
ujarnya.
Acara ditutup dengan pemberian
piagam penghargaan serta penyematan selempang tasmi’ kepada keempat peserta.
Setelah pemberian penghargaan, keempat santri melakukan salam takzim kepada
masing-masing orang tua/wali sebagai bentuk syukur dan terima kasih atas doa
dan dukungan yang telah mengiringi perjalanan sepanjang waktu. Suasana haru
seketika menyelimuti ruangan dengan isak tangis lembut dari keempat santri
tasmi’ dan masing-masing orang tua, ungkapan rasa syukur dan bahagia yang tak bisa
dilukiskan dengan kata-kata.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi
ajang evaluasi hafalan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan motivasi bagi
santri lainnya. Dengan adanya tasmi’ ini, para santri diharapkan semakin
terpacu untuk semangat dalam menghafal Al-Qur’an, menuntaskan hafalan dengan
baik, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat dan dedikasi para
peserta menjadi inspirasi bahwa dengan usaha yang konsisten, menghafal
Al-Qur’an hingga 30 juz adalah sesuatu yang dapat diraih.